Friday, December 7, 2012

Movie: Perempuan Berkalung Sorban



Akhirnya Eyz jumpa jugak link cerita nie. Eyz lama dah tengok movie nie tapi hari nie Eyz nak share dengan korang movie Indonesia, Perempuan Berkalung Sorban. Jalan ceritanya BEST SANGAT!!! Nie Eyz sertakan plot ceritanya sebelum korang tengok sendiri filem nie. 

Kalau malas nak baca plot cerita nie, KLIK SINI untuk terus menonton.

SELAMAT MENONTON!!


:: PLOT ::

 Filem ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Anissa (Revalina S. Temat), seorang wanita berwatakan cerdas, berani dan berpendirian kuat. Anissa hidup dan dibesarkan dalam lingkungan dan dalam tradisi Islam konservatif di keluarga Kyai yang mengelola sebuah pesantren kecil Salafiah putri Al-Huda di Jawa Timur, Indonesia. Dalam lingkungan dan tradisi konservatif tersebut, ilmu sejati dan benar hanyalah al-Qur’an, Hadis dan Sunnah, serta buku-buku moden dianggap sebagai ajaran menyimpang.

Dalam pesantren Salafiah putri Al-Huda diajar tentang bagaimana menjadi seorang perempuan yang harus tunduk pada kaum adam, sehingga Anissa beranggapan bahawa ajaran Islam hanya membela laki-laki dan menempatkan perempuan dalam posisi yang sangat lemah dan tidak seimbang. Tapi, protes Anissa selalu dianggap sebagai rengekan anak kecil. Hanya Khudori (Oka Antara), paman Anissa dari pihak ibunya yang selalu menemani Anissa, menghibur sekaligus menyajikan ‘dunia’ yang lain bagi Anissa. Diam-diam Anissa menaruh hati pada Khudori. Tapi cinta itu tidak terbalas kerana Khudori menyedari bahawa dirinya masih ada hubungan rapat dengan keluarga Kyai Hanan (Joshua Pandelaki), ayah Anissa, sekalipun bukan sedarah. Hal itu membuat Khudori selalu mencuba menghindari perasaannya pada Anissa. Sampai akhirnya Khudori melanjutkan sekolah ke Kairo, Mesir. Secara diam-diam Anissa yang mendaftarkan kuliah ke Yogjakarta, Indonesia, dan diterima. Namun Kyai Hanan tidak mengizinkannya dengan alasan bisa menimbulkan fitnah, ketika seorang perempuan belum menikah berada sendirian jauh dari orang tua. Namun Anissa bersikap keras dan protes kepada ayahnya.

Akhirnya Anissa dinikahkan dengan Samsudin (Reza Rahadian), seorang anak Kyai dari pesantren Salaf besar di Jawa Timur. Sekalipun hati Anissa berontakan, tetapi pernikahan itu dilangsungkan juga. Kenyataannya Samsudin yang berperangai kasar dan ringan tangan menikah lagi dengan Kalsum (Francine Roosenda). Harapan untuk menjadi perempuan muslimah yang mandiri bagi Anissa seketika runtuh. Dalam kiprahnya itu, Anissa dipertemukan lagi dengan Khudori dan keduanya masih sama-sama mencintai. Filem ini kemudiannya menceritakan perjalanan cinta Anissa dan Khudori dan juga perjuangan Anissa untuk membela hak-hak perempuan muslim di tangan rintangan keluarga pesantrennya yang konservatif.